Nglorod: Proses Penghilangan Malam dari Kain Batik
Mengenal proses nglorod — tahap akhir pembuatan batik di mana malam dihilangkan dari kain untuk menampilkan warna asli.

Nglorod adalah tahap akhir yang krusial dalam pembuatan batik, di mana malam yang telah menjadi resist dihilangkan dari kain untuk menampilkan warna asli dan motif yang telah dibuat.
Pengertian Nglorod
Nglorod berasal dari bahasa Jawa yang berarti "menghilangkan" atau "membersihkan". Dalam konteks batik, nglorod merujuk pada proses penghilangan malam dari kain setelah proses pewarnaan selesai.
Teknik Perebusan
Proses nglorod utama dilakukan dengan perebusan:
- Siapkan air: Air mendidih dalam wajan besar
- Masukkan kain: Kain batik yang sudah diwarnai dimasukkan
- Rebus: Biarkan air mendidih selama beberapa menit
- Aduk: Aduk perlahan untuk membantu malam luruh
- Angkat: Angkat kain setelah malam luruh
Pencucian Akhir
Setelah perebusan, kain perlu dicuci bersih:
- Bilas dengan air bersih: Hilangkan sisa malam dan pewarna
- Cuci dengan sabun lembut: Bersihkan kain secara menyeluruh
- Bilas lagi: Pastikan tidak ada sisa yang tertinggal
Pengeringan dan Finishing
Setelah dicuci:
- Peras perlahan: Hilangkan air berlebih tanpa merusak kain
- Jemur: Jemur di tempat teduh untuk menjaga warna
- Setrika: Setrika kain untuk meratakan dan menghaluskan
Kesimpulan
Nglorod adalah tahap penentu yang mengungkap keindahan batik yang sebenarnya. Proses ini membutuhkan ketelitian agar malam luruh sempurna tanpa merusak warna atau motif.
Disunting oleh
Tim Editorial
Jurnal editorial independen tentang kerajinan batik.